Selasa, 31 Oktober 2006

From the book Emak (Daoed Joesoef)





(tentang
persahabatan)


Rasa tersebut (rindu) tumbuh dan berkembang bukan dengan keyakinan telah
menemukan seseorang yang sempurna, tetapi dengan belajar melihat sesempurna
mungkin seorang yang tidak sempurna.
Hanya dengan begitu kita akan menemukan
adanya kelebihan-kelebihan pada diri seseorang yang pasti dapat menyempurnakan
ketidak-sempurnaan diri kita sendiri.







Maka persahabatan sejati menurut emak adalah saling berbagi suka dan
duka, pengalaman dan pengetahuan, saling mengingatkan dan mengoreksi tanpa
mendesakkan kehendak dan memaksakan kesepakatan.
Dan semua ini bermuara
pada saling menghargai, saling menghormati dan…saling merindukan.




*buku ini sbenarnya bagus, tapi dipertengahan ceritanya jadi kayak text book pelajaran PSPB





Senin, 30 Oktober 2006

From the book Ayat-ayat Cinta (Habiburrahman El Shirazy)









  • Jika ada ahli
    ibadah atau wali di puncak gunung tanpa godaan itu bukan sesuatu yang
    mengagumkan. Tapi jika ada ahli ibadah bisa berinteraksi dengan baik di
    tengah kota
    metropolitan dengan segala hiruk pikuk budaya hedonisnya itu mengagumkan.







  • Tidak
    selamanya perasaan harus dituruti.
    Akal sehat adalah juga wahyu Ilahi.







Kamis, 19 Oktober 2006

Pecandu Foto @ Tea Addict




Buka puasa bersama BT6 yang disambung dengan sesi foto2 buat greeting Lebaran. Ya, ya, satu tim emang doyan foto ;)

Pecandu Foto @ Tea Addict




Buka puasa bersama BT6 yang disambung dengan sesi foto2 buat greeting Lebaran. Ya, ya, satu tim emang doyan foto ;)

Selasa, 17 Oktober 2006

Nacho Libre

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy
Kalau Brad Pitt diciptakan sebagai manusia ganteng buanget, Angelina Jolie seksi bikin termehe2, maka Jack Black pasti diciptakan Tuhan sebagai manusia gokil sinting bin ancur!
Si Jack Black ini sepertinya tau bener dia nggak punya modal tampang yang memadai tapi punya kelebihan urat kocak, makanya dia berani tampil ancur sekalian di tiap filmnya. Di sini dia jadi seorang Ignacio alias Nacho, pendeta yang merangkap jadi pegulat ala WWF. Nacho punya partner gulat seorang gelandangan jalan yang nggak usah ngomong aja mukenye udah bikin kita ketawa. Tujuan Nacho jadi pegulat mulia sekali deh. Dia pengen gerejanya punya bus karyawisata buat para anak yatim piatu yang tinggal di sana.
Lo bakalan terjijay2 liat outfit gulat Nacho yang serba ketat dengan perut gendut yang menonjol. Sementara partnernya, Steven, kurus ceking bermuka lusuh.
Terlalu banyak adegan konyol yang sayang kalau diceritain di sini, mending nonton sendiri deh. Atau ngajak teman atau pasangan atau mungkin anak2 juga boleh kok.

Nacho: Chancho, when you are a man, sometimes you wear stretchy pants in your room... Just for fun.


Jumat, 13 Oktober 2006

Friday the 13th




Mungkinkah karna tanggal itu yg menyebabkan kelakuan seperti ini? *melirik kanan kiri atas bawah*

dipotoh dgn memakai hpku

Kamis, 12 Oktober 2006

Kenapa ya?

Kok sekarang kalo mau insert foto di bagian blog suka susah ya? fotonya sering nggak nongol. mengapa begitu? ada yang bisa bantu?

Gimana?


Kira2 ada kemungkinan nggak kita mengundang Nicholas Saputra ke Bunkat?

Coba bayangkan suara baritonnya saat m'baca ini:


Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekah


Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di mirazah


Tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku


Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu


Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mandalawangi




Ada serdadu-serdadu amerika yang mati kena bom di danau


Ada bayi-bayi yang mati lapar di biafra


Tapi aku ingin mati di sisimu manisku


Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya


Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu



Mari sini sayangku


Kalian yang pernah mesra


Yang pernah baik dan simpati padaku


Tegaklah ke langit luas, atau awan yang mendung




Kita tak pernah menanamkan apa-apa


Kita tak kan pernah kehilangan apa-apa




Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan


Yang kedua, dilahirkan tapi mati muda


Dan yang tersial adalah berumur tua


Berbahagialah mereka yang mati muda




Makhluk kecil, kembalilah dari tiada ke tiada


Berbahagialah dalam ketiadaanmu…





mmmmmhh...

*maaf efek lembur emang suka bikin ngawur*










Senin, 09 Oktober 2006

Thank You For Smoking

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Nick Naylor seorang lobbyist di Big Tobacco Companies. Kerjaannya tuh melintirin kata2 yang menyerang para perusahaan rokok. Pokoknya dia jago ngemeng dah! Dia nggak bilang pendapatnya benar, hanya bikin orang jadi mikir lagi dengan pendapat mereka sendiri.
Karakter di film ini digambarkan secara ”abu2”, mangsudnya nggak ada yang bad guy banget begitu juga sebaliknya. Menurut si tokoh, pekerjaan dia itu ibarat seorang pengacara yang membela tersangka pembunuhan. Orang tersebut mungkin aja bersalah, tetapi dia masih punya hak untuk didampingin pengacara. Begitu juga dengan perusahaan rokok.
Yang menarik, walau judulnya sperti nyuruh orang ngerokok, di film ini sama sekali nggak ditampilin adegan merokok!


”Michael Jordan plays ball. Charles Manson kills people. I talk. Everyone has a talent”.

Satu Lagu, Lagu Itu

Mainkan satu
lagu


untuk aku berdansa

penuh peluh


kaki lincah bergoyang



Mainkan satu lagu lagi

untuk aku yang tak pernah puas berdansa

melompat tinggi

menerobos seitap nada



Mainkan lagu kebangsaan itu

untuk aku memekik

"SEMUANYAAAAAA..."








Jan’04

Koleksi lama yg t'inspirasi dari Danar Allsta (waktu lo msh sering online YM tuh, Nar)





Jumat, 06 Oktober 2006

Apa juga Bisa

Kejadiannya waktu gue potong
rambut di salon dekat kantor. Myrna yang lagi pedikur nanya2 tentang
hair extension. Mbak yang lagi m'pedikur dia kebetulan rambutnya dihair
extension.

"pake rambut asli ato nggak?"

"itu kalo keramas gimana, mbak?"

"nyisirnya biasa aja?"

"bisa diblow juga?"

"Kalo kayak rambut saya ini (pendek) dipanjangin sampai segini (nunjuk lengan) bisa nggak?"



seorang stylist bencong b'bibir silikon langsung nyamber,

"kalau di salon apa aja bisa, mbak! Cowok jadi cewek aja bisa!"



yuukkk...



Rabu, 04 Oktober 2006

Sahur Bersama Syifa

Jam 3 pagi ada yang buka pintu kamar gue…dan teriak “Tek Aniiiiii…sahurrr!! Weki2!”

Astaga! Nyokap gue punya asisten bangunin sahur sekarang. Hampir tiap hari Syifa ikutan kita sahur jam 3 pagi. Yup! Anak umur 3 taon itu masih melek jam 3 pagi. Saat kita makan dengan muka bantal, berjuang keras mata tetap melek, sementara dia teteup dengan mata belo’ dan tampangnya seger benerrr...


Nggak ada muka ngantuk sedikit pun.


Jadwal tidur Syifa emang kacau banget deh. Dia bisa nih tidur jam 9 malam eeh...jam 1 pagi bangun lagi. Biasanya minta dibikini susu atau pengen pipis. Dan abis itu suka nggak tidur lagi sampai besok pagi.
Paling juara wiken minggu lalu. Sabtu jam 5 sore dia bangun tidur siang dan baru tidur lagi...hari Minggu jam 1 siang!! Ajegilee...


Sumpe deh keponakan gue ini kayak Energizer Bunny, ”never say die!”



04/10/06

Selasa, 03 Oktober 2006

High School Musical

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Film ini ceritanya ringan dan simpel (dengan kata lain mudah ditebak gitu). Troy, si kapten basket, kenalan dengan anak baru, Gabriella, cewek pintar yang ogah dicap ”math girl”. Mereka berdua punya minat dan bakat yang sama yaitu, nyanyi.
Masalahnya mereka nggak PD untuk nunjukkin bakat itu di hadapan semua orang. Troy takut dianggap cemen sama teman2 satu tim, Gabriella takut kena demam panggung.
Suatu saat ada audisi drama musikal di sekolah dan pada deitk2 terakhir mereka beraniin diri untuk ikutan. Mereka pun lolos dipanggil untuk audisi kedua. Uiihh...senangnya. Sayangnya teman-teman Troy dan Gabriella pada protes berat! Menurut mereka ikutan drama musikal itu melenceng dari kebiasaan. Kalau udah biasa maen basket ya maen basket aja. ”Stick to the status quo!”
Teman2 mereka pun akhirnya nyusun rencana untuk memisahkan Troy dan Gabriella.

Ending filmnya udah pasti happy lah…Ditambah nyanyi2, nari2, para pemain brondong yang menyegarkan mata (pemeran Troy itu patut di-ijon dari sekarang, hihihhihi) menyenangkan lah nonton film ini.
Ada satu pesan yang bagus dari film ini, jangan pernah takut keluar dari comfort zone, terserah orang lain mau ngomong apa”. Kedengarannya klise, tapi percayalah itu syusyeh bener dilakuin.

“We’re flying…we’re soaring…” (Breaking Free, Troy & Gabriella)



Ibadah kok Hitung2an Pahala?

Biasa Tarawih di mana?

Di rumah aja, sendiri


Kok nggak di mesjid?
Kan pahalanya lebih gede kalau berjama’ah?

--------------


Di mesjid dekat rumah gue, Tarawihnya 21 raka’at


Heh? Banyak banget...di dekat rumah gue cuma 11


Yee...pahalanya lebih banyak 21 dong!




Kadang gue merasa risih kalau kita
mulai hitung2an pahala dalam beribadah. Sepertinya pahala itu seperti sebuah
laba keuntungan yang harus kita dapat berlipat ganda agar menguntungkan kita di
kemudian hari. Nggak sepenuhnya salah, tapi nggak sepenuhnya benar juga.




Esensi dari ibadah itu bukan hanya
pahala semata kan? Itu kan sarana kita b’komunikasi, b’usah dekat, b’usaha
akrab, b’usaha kenal lebih jauh denganNya. Perkara adanya pahala kalau menurut
gue sih itu hanya reward semata, bukan tujuan utama. Dan masalah perhitungan
pahala ini biasanya semakin santer di bulan puasa. Emang sih kita dianjurkan
untuk berlomba-lomba dalam kebajikan di bulan ini, tapi pasti ada maksud yang
lebih besar selain menambah saldo pahala kita.








”Kenapa sholat berjama’ah itu lebih baik daripada sholat sendiri?”

”Karena pahalanya 27 kali lipat daripada sholat sendiri”




Padahal gue yakin banget ada banyak
lagi kebaikan sholat berjama’ah yang kurang diekspos. Bisa aja kan dibilang,
kalau dengan berjama’ah kita bisa menjalin silaturahmi dengan orang lain. Jadi
hubungan dengan Allah dan sesama umatnya bisa seiring sejalan.




Begitu nggak sih?






 

Kalau pun mau hitung2an di bulan puasa
ini, paling bener juga hitung zakat aja kali yeee...




 




02/10/06