| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Science Fiction & Fantasy |
Buat gue ini film HarPot paling tobb! Excitement-nya sedikit sama dengan bukunya. Dari World Cup Quiddicth sampai kebangkitan kembali Lord Voldermort mendekati dengan apa yang gue harapkan. Pastinya banyak detail di buku yang dipotong sana-sini (iyalah, bisa 2 hari 2 malem baru abis tuh film). Bagian ke-4 cerita HarPot ini jadi awal masa-masa kegelapan Harry di Hogwarts dengan adanya tokoh cerita yang mati.
Adegan yang paling gue tunggu2 tentunya pas pertandingan final Triwizard saat Harry & Cedric bareng-bareng ngambil piala dan t’nyata itu ”jebakan” yang mengantarkan mereka ke kuburan keluarga Lord Voldermort. Di situlah Lord Voldermort bangkit kembali dan duel adu kuat2an sama Harry. Walau nggak terlalu spektakuler tapi lebih bagus lah dari HarPot 3 saat Harry ngelawan ”ciuman maut” para Dementor.
Diantara ”kegelapan” ceritanya, kita masih bisa nemuin adegan2 segar kayak Yule Ball (semacam pesta dansa gitu deh) di mana kita bisa lihat Harry dan teman2nya udah pada ABG. Harry mulai naksir cewe’, Ron & Hermione mulai ”cemburu2 t’selubung”. Humor-humornya juga lebih t’eksplor t’utama Fred & George yang semakin gokil & jahil.
Castingnya udah hampir pas. Cedric Diggory yang guanteng teng! Viktor Krum yang atletis, Mad Eye Moody yang aneh, Madam Maxine yang raksasa. Tapi pemeran Fleur Delacour masih kurang pas deh, kurang menggoda kayak deskripsi dibuku. Ralph Fiennes yang jadi Lord Voldermort cukup okelah...walau kayaknya kalau diperanin sama Gary Oldman bisa lebih bikin ”bergidik”.
Mudah-mudahan sekuel seterusnya bisa makin tobb!
Hayo, hayo, segeralah banjiri bioskop2 terdekat! Rame2 kita nonton HarPot empat!
“Avada kedavra!” (Voldermort)
“Imperius!” (Harry Potter)