Rabu, 27 Agustus 2008

Siapkan playlistmu!

Kalau karaoke rame-rame pasti ada beberapa lagu andalan yang manjur buat naikin mood gembira ria semua orang. Here some of the “classic karaokean playlist”:

1.    Inikah Cinta – ME. One-hit-wonder boyband ini sangat berjasa dalam dunia perkaraokean. Everybody knows the song, sangat sing-along-able dan tentunya jogetable. Plus you can watch the early days of Shanty, she’s the back-up dancer. Mari goyang…”inikah namanya cinta…oh! Oh!”

2.    Cantik or Cerita Cinta – Kahitna. Mostly Kahitna’s songs bisa membuat suasana menjadi tambah akrab.

3.     Jablai – Titi Kamal. A little dangdut would’nt hurt anybody dan tentunya bikin semua orang bergoyang.

4.    Can’t Take My Eyes off You. Lagu yang udah familiar banget, everybody loves to sing it over and over again.

5.    Aku Cinta Kau dan Dia – Ahmad Dhani. Eeeeeeeeverybody in the room had their own story with this song!! Believe me this melancholy “garuk2 tembok” song will make everybody sing at the top of their lung! “Sekali lagi maaaaafffkanlah…karna aku cinta kau dan diaaaa…!”

6.    Lelaki Buaya Darat – Ratu. Di balik kecentilannya, cewek2 bisa sedikit curcol dengan lagu ini. Ehem! Kita bisa berimprovisasi dengan menganti teriakan ”busyet” dengan nama ”buaya darat” yang kita kenal. Kalo orangnya ada dalam ruangan itu lebih oke lagi tuh.  Mbak Maia emang bisa aja deh!

7.    Bebas – Iwa K. Oh yeah, oh yeah! Everybody’s on their feet, put their hands on the air, ”bebas...lepas...kutinggalkan saja beban di hatiku...melayang ku melayang jauh..”  We really do left our problems behind while singing this song.

8.    Cintaku – Chrisye. Mari yuuk…goyangkan pinggulmu, ikuti irama lagu bahagia ini. Walau ada sedikit sad facts tentang video klip lagu ini. Chrisye, Indra Safera & Taufik Savalas...mmmhh...maybe from up there they’re having fun with us too.

9.    Pudar – Rossa. Neng Rossa bikin kita goyang2 centil. Hayuuk maang…

10.    With or Without You – U2. Oh kang Bono…oohhhh…we give ourselves away for  this song.

11.    Yang t’lah Berlalu (Nirwana) – GIGI. Armand versi gondrong emang selalu terbayang kalau nyanyiin lagu ini. Oh nirwana, oh nirwana…

12.    Gadisku or Aku Suka Kamu – Trio Libels. HUAHAHAHAHAHAAAA!!! Watch the clip! Just watch the clip!

Nggak hanya lagu yang udah lama beredar yang bisa jadi “classic playlist”.  Beberapa lagu baru yang berlabel “soon to be classic”:
1.    Sempurna & Main Hati – Andra & the Backbones. Lagu2 ini sangatlah sing-along-able. Udah pasti masuk playlist karaokean selanjutnya!

2.    Pandangan Pertama – RAN. Iramanya yang riang gembira sudah tentu menular ke seluruh ruangan.

3.    Jangan Pernah – Alexa. “Jangan kau jangan pernah, jangan pernah pergi dariku…” Diulang-ulang aja terus tuh liriknya, bahkan yang baru pertama kali denger juga udah bisa ikut bernyanyi dengan lagu ini.


Care to share your playlist? Monggo lho....siapa tau bisa saling mengisi dan menginspirasi kalau tiba saatnya berkaraoke riang gembira.

Jumat, 22 Agustus 2008

The Mirror Has Two Faces

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
How can you rationalized love? With math formula or prime numbers theory?
Seorang professor matematika dari Columbia University, Greggory Larkin, punya
teori sendiri, katanya cinta itu rumit saat seks udah mulai terlibat.
Dengan teori inilah Greggory melamar Rose Morgan, profesor sastra Inggris di tempat yang sama, yang dia pikir punya pemahaman yang sama tentang hubungan percintaan.
Chemistry antara Greggory & Rose emang nyambung sih. Mereka bisa ngobrol apa aja kayak teman, tanpa jaim2an. Rose bisa nyaman tampil apa adanya tanpa make-up, pake baju kedombrongan dan makan sesukanya tanpa harus diet2an.
Pokoknya asyik bangetlah hubungan dua orang ini. Tapi ya tanpa sentuhan, tanpa pelukan, tanpa ciuman, tanpa ”begituan”, Rose merasa garing juga yah...
Ternyata cinta kalo terlalu rasional terasa hambar sekali. Rose nyadar kalo dia nggak beda sama perempuan2 hopeless romantic lainnya...want to be swept away by the man she loved.
Greggory pun akhirnya ngeh juga, kalo cinta itu emang terlalu rumit buat dirasionalkan dengan rumus matematika apa pun juga.

It’s a feel good movie. Recommended for the lazy leyeh2 weekend sambil menyeruput secangkir kopi susu dan sepiring blueberry pancake *halah!*



"I tell you what I envy about people in love - I'd love it if someone knew me,
I mean really knew me. What I like, what I'm afraid of, what kind of toothpaste I use."

Jumat, 08 Agustus 2008

Googling Love


Tersesat kita
Tersesat
Menghilang kita
Menghilang

Katamu
Ke mana perginya kupu2
Ke mana terbangnya cinta itu

Kataku
Cari di Google!
Ribuan pranala di sana
Kembalikan kita ke masa itu...


21/07/08

Selasa, 29 Juli 2008

Disposable

Menurut kamus Inggris-Indonesia bikinan John M. Echols dan Hassan Shadily
Terbitan Gramedia Pustaka Utama tahun 1997

Disposable itu adalah yang dapat dibuang sesudah dipakai



Seandainya rasa bisa seperti itu...

28.07.08

Selasa, 22 Juli 2008

The Dark Knight

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
The darkest Batman movie ever!
And Heath Ledger blinded us with his shinning performance. WAW!


"Let's put a smile on that face!"

Senin, 21 Juli 2008

The Other Boleyn Girl

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Abis nonton The Tudors sambung sama film ini. Garis ceritanya memang serupa walau tak sama persis. Masih sekitaran king Henry VIII tapi yang ini dari sisi keluarga Boleyn. Mereka ini masih tergolong keluarga bangsawan tapi kayaknya dari golongan rendah. Sang ayah pengen derajat keluarganya lebih terpandang lagi dan tentu hartanya bisa ebih nambah lagi. Keluarga ini punya 2 anak cewek, Anne & Mary, dan 1 anak cowok, George. Si bapak udah sadar banget punya anak cewek yang cantik-cantik bisa jadi jalan menuju hidup lebih baik. Dia melihat Anne yang complicated, punya potensi besar buat menggaet seorang yang punya kedudukan tinggi. Sementara Mary yang lebih simple ya dikawinin aja sama seorang pedagang biasa.

Bersama iparnya, si bapak mengatur pertemuan Anne dengan king Henry. Sang raja diundang khusus menginap di rumah mereka biar Anne bisa leluasa menebar pesonanya. Karena satu kesalahan yang bikin raja celaka di acara berburu, justru Mary yang ”dijual” kepada raja. Padahal waktu itu status Mary sudah menikah. Raja kepincut Mary, Mary diboyong ke istana buat jadi selir, pernikahannya pun dibikin bubar. Anne jadi kesal dan dendam sama Mary karena dianggap mengambil posisinya. Ia pun dikirim ke Perancis buat menenangkan diri. Saat Mary hamil, Anne dipanggil pulang buat jagain raja nggak disamber perempuan lain. Alih-alih justru Anne yang berhasil memikat kembali hati sang raja dan ngelepeh Mary yang abis melahirkan seorang anak laki-laki. Anne juga berhasil menyingkirkan pesaing terberatnya, ratu Inggris, dan mengantikan posisinya.

Kalau menurut gue, Natalie Portman masih kurang ”gigit” jadi Anne Boleyn dibanding pemeran versi TV-nya. Kurang seductive gitu. Scarlett Johansson yang emang berwajah klasik cocok banget jadi Mary yang cewek lugu yang tak menyadari potensi keseksian dirinya. Eric Bana, boleh lah...walau tak sebengis Jonathan Rhys Meyer. Karena ini lebih tentang Boleyn girls, aktingnya nggak terlalu menonjol di film ini.

The moral of the story? Selangkangan cowok itu gampang sekali dimanipulasi! Hahahahahaha… Jadi berhati2lah wahai para kandidat pemilu 2009, jangan mudah tergoda atau kamu akan berakhir seperti Al Amin Nasution. Lah!


“To get ahead in this world, you need more than fair looks and a kind heart.”

The Tudors

Rating:★★★★★
Category:Other
Menurut gue ini serial TV yang amat sangat niat. Ceritanya tentang keraaan Inggris jaman Henry VIII. Tahu dong gimana ribetnya baju kerajaan jaman dulu. Yang cewek bajunya lebar-lebar kayak ada kurungan ayam di dalamnya. Yang cowok bajunya rempel2. Apalagi ini cerita kerajaan yang bajunya udah pasti lebih sophisticated dibanding rakyat jelata. Belum lagi settingnya harus meyakinkan dan bisa menyeret kita berada di masa itu. Gue kasih 2 jempol plus angkat topi buat kerja keras pembuat serial ini yang sungguh niat ngasih tontonan TV yang nggak sekedar jadi. Bravo! Bravo!

Power is sexy. Dan nggak salah Jonathan Rhys-Meyer dipasang sebagai Henry VIII di serial ini. Dia adalah gambaran nyata dari tagline serial ini ”it’s good to be a king”. Tinggal di istana mewah udah pasti, punya ratu yang anggun, hartanya banyak, punya kekuasaan sampai ke Irlandia, masih muda pula, ganteng naujubileh, dikelilingi cewek2 cantik...surga dunia lah hidupnya.
Masalahnya, king Henry belum punya anak cowok buat gantiin dia nanti. Queen Catherine, istrinya, cuma bisa ngasih satu anak cewek, Mary. Henry juga nggak cinta2 banget sama istrinya karena Catherine ini “istri turun ranjang” dari kakaknya yang udah meninggal. Dia jadi males2an menggauli istrinya yang emang umurnya lebih tua.

Situasi kayak gini dimanfaatin banget sama keluarga Boleyn. Diutuslah Anne Boleyn, anak tertua keluarga itu, buat menggoda Henry. You gotta love Natalie Dormer, pemeran Anne Boleyn ini, dia nggak cantik tapi aura sensual dan menggodanya kuat banget. Ditambah lagi she’s a brunette, terkesan lebih edgy dan misterius dibanding cewek2 blonde yang pucat dan plain.
Kalau cewek2 lain, abis dipakai raja langsung dilepeh, Anne punya misi yang lebih besar. Dia harus bisa jadi istri raja yang sah. Henry yang udah termehe2 sama Anne nggak dibikin mudah buat menggaulinya. Karena Anne cuma mau melayani Henry kalau udah jadi istrinya. Kadung udah terpikat, Henry memerintahkan Wosley, uskup korup, buat cari cara supaya dia bisa cerai dari istrinya. Henry sampai minta Paus buat ngebatalin perkawinannya itu. Once again, it’s really good to be a king sampai agama aja bisa disetir buat kepentingan sendiri.

Buat pecinta cerita2 kerajaan atau penggemar cerita drama yang penuh ke-bitchy-an, serial ini sangat amat gue rekomendasikan. Suitable for adult only, so many nudity, jadi jangan ditonton bersama angota keluarga yang masih di bawah 21 taon.


“You think you know a story, but you only know how it ends. To get to the heart of the story, you have to go back to the beginning.”