Minggu, 15 Maret 2009

mari tertawa @ taman menteng

Udah lama juga nih gak posting foto2 di MP. Gara2 kecanduan FB jadi sering MP agak terlupakan neh. Maaf yaaaa MP-kuw. Ini gue upload foto2 lagi deh.
Acaranya CCF-Buma, hari Sabtu kemaren (14/03) di Taman Menteng. Liat anak-anak baca puisi. lucu2 banget deh. Hiburan murmer menyenangkan yang bikin kita ketawa ha...ha...ha...haaa!

























Rabu, 04 Maret 2009

Now...




                                                
                        It's time to grow up, Ani.

Rabu, 25 Februari 2009

Lumpia Duren - Itasuki

Rating:★★★★★
Category:Other

JUARA BANGETTTT!!!!
Lumpia goreng dengan isi duren, dari ujung sampe ujung lagi! Sooo...creamy! Strongly recommended for all durian lovers!

Itasuki bisa dijumpai di Urban Kitchen Pacific Place, Senayan City & Melawai (depan Starbucks)
Sorry, gak ada fotonya, udah keburu abis seh...hehehehe.
Harganya gw agak lupa berapa, soalnya dibeliin sih :p.

Minggu, 22 Februari 2009

In Bruges

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy
Dua orang pembunuh bayaran, Ray & Ken, dikirim atasan mereka ke Bruges, sebuah kota di Belgia. Mereka disuruh tunggu di sana sampai si boss memberi instruksi target pembunuhan berikutnya. Ray yang baru aja ngelakuin kesalahan nembak anak kecil, nggak suka banget dengan kota Bruges. Dia nggak sabar pengen segera keluar dari kota itu. Kebalikan dari Ken, yang berlaku layaknya turis, berkunjung ke tempat-tempat bersejarah abad pertengahan.
Kekesalan Ray sedikit berkurang setelah kenalan dengan Chloe, cewek setempat yang (dia kira) kerja di dunia film. Sementara Ray kencan sama Chloe, Ken ditelpon si boss yang ngasih tahu target mereka di sana. Nggak lain nggak bukan, targetnya itu adalah partnernya sendiri.

Kayaknya film ini dibuat dengan semangat bercanda. Sosok pembunuh bayaran digambarkan dengan sangat tidak sangar. Colin Farrell (Ray) boleh aja tampilannya temperamental, tapi tingkahnya mirip anak umur 5 taon yang dipaksa ortunya jalan2 ke museum merengek terus minta pulang. Sementara Brendan Glesson (Ken) yang emang tampilannya lebih senior, benar-benar jadi kayak bapaknya. Sementara Ralph Fiennes yang jadi boss mereka, tetap tampil serius but not that serious. Mereka termasuk pembunuh yang “anti kekerasan”, nggak mau nyakitin seorang ibu hamil walaupun si ibu itu ngehalangin jalan mereka.

Film komedi yang bikin lo ketawa getir layaknya menikmati kopi pahit ditemani strawberry ice cream.


“Maybe that's what hell is, the entire rest of eternity spent in fucking Bruges.”



Minggu, 15 Februari 2009

Nick & Norah’s Infinite Playlist

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Oh Nick & Norah are much much happier to watch than Frank & April. Setelah dihajar perasaan depresi nonton Revolutionary Road, serasa diguyur seember strawberry milkshake pas nonton film ini.

Cerita tentang Nick & Norah, dua orang pelajar SMA yang tergila-gila sama musik. Nick bikin band “The Jerk Offs” bersama 2 orang teman cowok yang kebetulan homoseksual. Nick bertemu Norah di sebuah klub tempat band-nya manggung. Karena terprovokasi temannnya, Tris, Norah pura-pura pacaran dengan Nick. Geblegnya, Nick itu mantannya Tris. Nick masih dalam tahap denial kalo’ udah putus, makanya dia sering ngasih CD kompilasi lagu buat Tris. Tambah gebleg lagi, CD yang selalu berakhir di tempat sampah itu sering dipungut sama Norah karena menurut dia playlistnya keren-keren.
Teman-teman Nick yang udah capek lihat Nick patah hati mulu, berusaha bikin Nick dan Norah pacaran beneran. Mereka bersedia nganterin Caroline, sahabat Norah yang mabok berat, supaya Nick & Norah bisa saling kenal lebih jauh. Mereka disuruh melacak lokasi band “Where’s Fluffy” yang bakal manggung malam itu.
Sementara itu, Tris yang tadinya taking Nick for granted, jadi nggak rela begitu liat Norah dekat dengan Nick.

Cerita ini ngambil rentang waktu satu malam. Satu malam yang ngejungkir balikin perasaan suka Nick ke Tris yang bitchy ke Norah yang cool. Satu malam yang membawa Nick & Norah ke gay bar, gereja, museum/studio musik bapaknya Norah sampai akhirnya ke roof top tempat “Where’s Fluffy” manggung.
Kalau kalian suka penampilan Michael Sera (Nick) di “Juno” you’re gonna love him even more on this movie. He’s so adorable.
A very very fun movie. Makes you wanna stay up all night long with your friends and be young again.

“Look, other bands, they want to make it about sex or pain, but you know, The Beatles, they had it all figured out, okay? "I Want to Hold Your Hand." The first single. It's effing brilliant, right?... That's what everybody wants, Nicky. They don't want a twenty-four-hour hump sesh, they don't want to be married to you for a hundred years. They just want to hold your hand.”


Revolutionary Road

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Hooooooaaaeeeeeeemmmm…
Leo.
Kate.
Together again.
Hooooaaaaeeemmm…
Setting tahun 1960-an.
Leo.
Kate.
Pasangan suami istri Frank & April Whealer.
Frank salesman mesin yang bernama Knox dan benci sama pekerjaannya.
April ibu rumah tangga yang bosan.

Hooooaaaeeemmm…
Suatu hari April dapat ide cemerlang yang bakal menyelamatkan mereka dari kehidupan datar di jalan Revolutionary.
Ayo pindah ke Paris! Frank emang pernah ke sana dan berharap suatu hari bisa kembali lagi. Buat Frank, Paris adalah tempat terbaik yang pernah dia kunjungi dan pengen banget bisa hidup di sana.
April yang hampir mati bosan dengan hidupnya sekarang, mengajak Frank buat benar-benar ngewujudin impian itu.

Hhoooooooaaaaeeeeemmm…
Frank setuju. April pun semangat lagi menjalani hidup. Pasangan ini kembali optimis melihat kehidupan.

Hoooooaaaaaaeeeeeeeemmmmm…
Sayangnya rencana itu jadi tinggal rencana. Frank tahu-tahu dapat promosi di kantornya. April hamil lagi.

Zzzzz…zzzz…zzzz…
Hah? Heh? Lho kok udah nyampe sini ceritanya? Lah itu kenapa April berdarah-darah?
Lho? Lho?
Hooooaaaaeeeeemmm…

Buat yang punya kecenderungan depresi atau bunuh diri, sebaiknya hindari nonton film ini. It’ll encourage you to take that knife.

Hoooooaaaaaeeeemm…zzzz..zzz…zzz