Sabtu, 14 Februari 2009

How to lose friends and alienate people

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama

Obsesi Sidney Young dari kecil bisa masuk ke lingkaran pergaulan selebritis Hollywood. Dunia para bintang film itu di mata Sidney penuh dengan hal-hal indah yang menyilaukan mata.
Sidney pun berjuang mati-matian buat masuk ke dalam lingkungan itu. Dia bikin majalah independent biar bisa ngeliput acara penghargaan dan after party yang dibanjiri seleb. Sayangnya karena reputasi Sidney dan majalahnya kurang berkelas, sulit banget menerobos masuk ke karpet merah.
Kesempatan emas itu datang saat Sidney dapat tawaran kerja di Sharp Magazine, majalah bergengsi yang punya akses masuk ke dunia elit selebritis.
Dengan penuh perjuangan yang bikin kita “gemes in nyebelin way”, Sidney bisa fit in di dunia gemerlapan para seleb. But not all the glitters are gold, Sidney pun merasa hidupnya palsu.

Film ini katanya inspired by true story. Sidney Young asli kerja di majalah Vanity Fair. Simon Pegg, pemeran Sidney Young, benar-benar pas nyebelinnya. Gillian Anderson tampil beda banget sebagai pubisis seleb-seleb kelas atas. Penampilannya kayak tante-tante sosialita yang kita liat di majalah Indonesian Tattler. Jeff Bridges yang biasanya tampil dalam sosok kebapakan dan bijak, di sini dia jadi editor in chief Sharp Magazine yang tampil flamboyant dengan rambut gondrong keperakan. Tadinya gue pikir film ini bakal kental atmosfer ke-bitchy-annya, tapi ternyata kadarnya masih standard aja sih. Alurnya juga nyantai. Film ringan menyenangkan yang pas buat buang waktu di akhir pekan.

Jumat, 13 Februari 2009

The Greatest Gift of All

Ini tulisannya ayah Amrie, salah satu dedengkot periklanan endonesiah, hehehe. Di-forward ke kita2 di kantor sama istrinya, bunda Shinta yang baik hati dan pemasok konsumsi. It's a good piece, makes you wanna hug your nearest dearest friends.

The Greatest Gift Of All.

Di dunia tak ada yang mutlak. Semua serba relatif sesuai dengan teori Eyang Einstein. Menunggu kelahiran anak , waktu merambat bagai siput. Saat pacaran jarum jam melaju bergegas.

Kata bisa berubah makna. Ketika seorang jejaka mencuri cium pacarnya, sang gadis sambil memukul lembut dada si cowok berkata :"ih...benci deh...sebel...sebel', dengan rona muka merah bahagia.

SMS dengan bunyi berita sama, mengakibatkan reaksi jauh berbeda. Berita "I am pregnant" dari istri, diterima Joko sambil berteriak gembira. Sementara berita yang sama dari sang 'mistress' membuat Joko berkeringat dingin. "Mati aku...!" desahnya.

Main golf, kalah gopek ceng Anda bayar dengan senang hati, sebagai bagian dari ongkos memperluas jejaring. Memberi 2 lembar ribuan lusuh pada pengemis kecil yang kuyup kehujanan di perempatan Pondok Pinang, Anda menggerutu menyalahkan pemerintah yang alpa memenuhi janji kampanye "pro poor policy".

Untuk membeli tas kulit Birkin Hermes seharga usd 6,000 sampai sekarang Anda rela inden, sementara brosur Dompet Dhuafa tergeletak di meja dan belum sempat dibuka.

Apa yang kita cari? Bila tahu bahwa semuanya adalah relatif, kenapa kita masih bergegas tiap pagi menuju kubikel bernama kantor , menggeram melawan macet, memelototi pengendara motor dan mengulang rutinitas ini ketika pulang bakda Isya?

Apa yang kita cari, sahabat?

Saya ketemu banyak orang yang gamang. Ketika usia melewati 2/3 perjalanan hidup, kita mulai mencoba mengubah kordinat. Bahwa keluarga adalah 'Job No.1', semua sepakat. Kesehatan mahal harganya, tak ada yang kontra. Berbuat baik dan respek pada sesama, juga dianjurkan Obama. Tapi ada satu kekuatan alami yang kita harus pelihara : daya guna persahabatan.

"True friendship is like sound health; the value of it is seldom known until it be lost."
- Charles Caleb Colton

ITB 77 adalah angkatan paling kompak, katanya. Modal utama ini jangan tersia-sia.
Persahabatan tak mutlak diukur dengan pencapaian materi. Perhatian, respek dan 'genuine care' sudah lebih dari cukup.

Apa yang harus Anda berikan ketika seorang sahabat yang telah punya segalanya berulang tahun? Dengan rumah bertingkat tiga neo klasik plus basement memuat 21 mobil Mercedes-Benz segala tipe di atas tanah seluas 5000m2 di area termahal Pondok Indah, benda apa yang dapat memuaskan hasratnya?
Ketika acara buka kado , bertumpuk hadiah peralatan golf termahal, jam tangan mewah, dasi-dasi segala merek. Hanya satu hadiah yang membuat dia dan istrinya menangis. Sebuah Al-Quran indah lengkap dengan terjemahannya.

Masihkah Anda meragukan bahwa segalanya di dunia ini sangat relatif?

Persahabatan memperkaya kehidupan."Friends are the most important ingredient in this recipe of life." Dalam era 'cukup dua anak' dan biaya pendidikan lebih mahal dari biaya nikah , maka mitos 'banyak anak-banyak rejeki' selayaknya diubah menjadi 'banyak sahabat-banyak peluang'.

"Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead.
 Walk beside me and be my friend." - Albert Camus


Saya suka bermain golf karena di lapangan golf persahabatan tercipta tanpa pretensi. Bisnis timbul sebagai 'by product'. Dan mengapa saya selalu 'confirm' setiap permintaan dari siapapun juga untuk jadi 'Friends' di akun facebook saya? Karena pasti ada niat baik mereka untuk mau 'melamar' jadi teman saya.
"Everyone is a friend, until they prove otherwise."

Tadi malam, ketika sudah sampai di rumah saya mendapat sms dari teman memberitakan bahwa anak lelaki pertama sahabat kami alumni ITB 73 telah meninggal dunia. Langsung saya berangkat, karena saya tidak bisa dan naudzubillahi mindzalik tidak sudi membayangkan betapa hancurnya hati seorang ayah yang harus menguburkan putra kesayangan yang wafat di usia 24 tahun. "Fathers are not supposed to bury their sons!!!"

Ketika memeluknya dan berbisik padanya , saya kehilangan kata-kata. Kata-kata kehilangan makna. Yang dapat saya lakukan hanya mencoba menyerap seluruh air matanya yang tumpah pada pundak , dengan harapan sepersekian kesedihannya dapat kita rasakan.

Ratusan teman tiba malam tadi. Dan ratusan teman ini kemudian pulang memeluk anak-anaknya tanpa perlu bicara. Malam itu saya beruntung menyaksikan kekuatan dan daya rengkuh persahabatan.

Mulai hari ini, mari kita perbanyak teman. Seorang bijak pernah berkata:"strangers are just friends waiting to happen." Itulah sebabnya, ketika ikut turnamen golf, saya lebih suka berada dalam grup orang-orang yang belum saya kenal, karena ketika permainan selesai, persahabatan baru saja dimulai.

Dan persahabatan adalah hadiah terbesar sepanjang masa!
 

Salam,
Amrie Noor   


Sabtu, 07 Februari 2009

Benjamin Button yang bikin penasaran

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Emang bikin penasara nih fim. Cerita tentang Benjamin Button yang pertumbuhannya kebalik. Lahir sebagai orang jompo meninggal sebagai bayi. Jarang-jarang kan kita denger cerita kayak gini. Udah gitu degingnya kenceng bener pas musim award2an di sono. Makanya gue nungguin banget DVD-nya sampe gambar & subtitlesnya beres.
Kebetulan di jaringan 21 ini film udah diputar dan gue emang rencana mau nonton hari Jum’at kemaren. Tapi karena satu dan lain hal, rencananya batal. Secara udah kebelet bener pengen nonton gue putuskan buat nyari DVD-nya aja dan pas banget dapet versi yang udah beres. Di setengah jam pertama film, gue mensyukuri nonton ini di DVD. Alur film ini “padat merayap” alias lamaaa… Entah karena nontonnya sambil tidur2an dan jam sudah menunjukkan pukul 23.30, sempat ada moment gue ketiduran sebentar. Eeittss…tapi gue tetap merekomendasikan film wajib tonton kok. Kehidupan Benjamin yang unik menarik buat disimak. Lahir dalam wujud yang ajaib (bayangin aja kakek2 dalam ukuran bayi), dia dibuang bapak kandungnya ke sebuah panti jompo. Queenie, wanita kulit hitam pengurus panti itu, mengangkat Benjamin jadi anaknya. Dari kecil kematian udah bukan hal yang asing lagi buat Benjamin. Ya iyalah secara dia tinggal di panti jompo dan dokter juga nggak yakin dia nggak bakal lama umurnya. Jadilah Benjamin sangat menghargai hal-hal baru dalam hidupnya. Diajarin main piano hayo, diajak minum2 oke, diajak ke tempat pelacuran juga ngikut aja,. Dia pun nekat jadi crew kapal dari seorang kapten yang mabuk melulu dan berlayar ke berbagai negara. Benjamin juga nggak menyerah mengejar cinta Daisy, cucu dari salah satu penghuni panti jompo itu. Walau udah dikecewakan, toh akhirnya Daisy balik lagi ke Benjamin sampai menikah dan punya anak.
Adegan menjelang akhir film ini, buat gue adalah yang paling menyentuh. Benjamin “tua” dalam wujud seorang bayi yang lucu tertidur lelap dalam gendongan Daisy tua. “And in the spring, 2003, he looked at me. And I knew, that he knew, who I was. And then he closed his eyes, as if to go to sleep.”

Selasa, 27 Januari 2009

Happy Go Lucky

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy
Waw!Waw!Waw! Happy, happy, joy, joy! Lompat2 kecil, siul2, nyanyi2, senyum sana senyum sini. Tralalala...trilili...lalalala...lililili...it's living in the song "M favorite things". Semua serba happy-go-lucky walau anjing menggigit kafilah terbirit2, kita asyik2 aja lewat sambil menikmati choco sundae di sunday morning.

Emang gitu hidup seorang Poppy, lajang 30th, tinggal di london, guru TK yang melihat segala sesuatunya dengan positivity. mencoba bikin semua orang happy termasuk Scott, instruktur nyetirnya yang sinis dan nyinyir. mau dipedasin kayak gimana pun, tetap aja Poppy nanggepin semua itu dengan ketawa-ketawa senang.

Tujuan film ini emang cuma satu: bikin kita happy seperti poppy! (see...even the character's name sound so joyful. apalagi saat diucapkan dengan aksen inggris yang kental ;)

Zoe (Poppy's friend): You can't make everyone happy.
Poppy: There's no harm in trying that Zoe, is there?

Sabtu, 24 Januari 2009

Slumdog Millionaire

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Gimana caranya seorang office boy bisa dapet 10 juta rupee di kuis "Who Want to be a Millionaire?"
Beruntung?
Jenius?
Curang?
Emang udah takdir?

Jamal Malik emang cuma tukang buat teh di satu perusahaan telepon India, tapi dengan mencengangkan dia bisa sampe ke level 10 juta rupee. Padahal seorang profesor yang pernah ikutan acara itu, nggak nyampe ke level itu.
Tinggal satu pertanyaan lagi, Jamal jadi juara kuis itu dan dapet 20 juta rupee.
Keberuntungan Jamal ini rupanya membawa kecurigaan. Pasti dia curang! Jadi deh Jamal diciduk polisi buat diinterogasi, gimana caranya dia bisa jawab semua pertanyaan itu.
Kita pun digiring ke cerita masa lalu Jamal. Dari situlah kita tahu gimana Jamal tahu jawaban dari semua pertanyaan kuis itu. Dan alasan Jamal ikutan kuis itu. It's not for the money.

Walo' alurnya bolak-balik, dari masa kini ke masa lalu, film ini mengalir dengan enaknya. Seperti ngumpulin puzzle yang berserakan jadi satu kesatuan gambar yang menghangatkan hati kita. Cinta emang gak ada matinya. Walau di tempat kumuh sekalipun.


Police Inspector: Doctors... Lawyers... never get past 60 thousand rupees. He's on 6 million. What can our slumdog possibly know?
Jamal Malik: The answers.



Sabtu, 27 Desember 2008

Australia

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Beruntunglah pemerintah Australia punya warga negara kelas dunia yang andal.
Punya sutradara seseru Baz Luhrman
Punya aktris sekaliber Nicole Kidman
Punya aktor seganteng Hugh Jackman.
Paduan mereka semua menghasilkan film ”pariwisata” yang dibungkus dalam kemasan yang menarik. That’s why they deserved 5 stars 
Cerita heroik yang sebenarnya nggak terlalu baru jadi tetap enak ”dikunyah”. Plus, siapa yang nolak liat bodi-luar biasa-kerennya Hugh Jackman. No wonder he’s this year sexiest man alive.
Sungguh beruntung tuh pemerintah Australia!

This is a beautiful movie…seindah lagu klasik “Somewhere Over the Rainbow” yang diambil jadi soundtrack.

“Somewhere, over the rainbow, skies are blue.
And the dreams that you dare to dream
Really do come true…”


Jumat, 26 Desember 2008

Travellers' Tales. Belok Kanan: Barcelona

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:Adhitya-Alaya-Iman-Ninit
Hoooaaeeemmm…
*ngulet sebentar*
Seperti abis bangun dari mimpi yang mengasyikan.
Loncat-loncat dari satu negara ke negara lain. Dari satu benua ke benua satunya lagi. Kenalan sama orang-orang baru yang mengingatkan kita sama teman2 sendiri. Ada yang namanya Francis, Farah, Jusuf, dan Retno.
Terus kita diajak mereka jalan-jalan, transit dari satu pesawat ke pesawat lainnya. Dari Francis yang tinggal di Kansas City, Farah di Hoi An, Jusuf di Abidjan dan Retno di Kopenhagen, semua bergerak ke satu destinasi: Barcelona.
Kita pun bisa ngintip satu persatu diary mereka yang ternyata saling suka satu sama lain dari jaman SMA. Event kawinan Francis di Barcelona, bikin mereka kejar-kejaran buat dulu2an menyatakan perasaan mereka.

This a fun book. Sesuai temanya, buku ini pas banget jadi teman pembunuh waktu saat kita travelling. Cukup berguna juga buat persiapan kita travelling, karena ada sisipan tips ringan dari saat persiapan, perjalanan sampai security tips. Siap-siap aja pengen liburan selesai baca buku ini!


”Travelling-it offers you a hundred of roads to adventure and gives your heartwings.” –Ibn Batutta (quote from the book’s quote ;)